Minggu, 09 September 2012

kiamat sudah dekat


ketika berbagai kelompok berseteru tentang ideologi mereka

sama halnya mereka mempercepat hari kiamat
berbeda pendapat itu sehat
tapi normalkah jika melahirkan permusuhan antar golongan

mereka sama-sama egois
para ulama terlihat bodoh ketika maunya menang sendiri
mereka terlihat bodoh di mata orang bodoh
dan orang kafir tertawa melihat perdebatan antar sesama
menimbulkan perbedaan di saat semuanya mesti sama
menimbulkan perdebatan disaat semuanya mesti se iya

kiamat memang sudah dekat

kau pasti tau


kau tau, ketika kau punya ideologi kau akan cenderung mempertahankannya

bagiku itu tidak penting
karena ideologi seperti itu hanya akan menimbulkan perdebatan
dan perdebatan bukanlah sesuatu yang baik
karena itu adalah awal dari perpecahan

bicarakanlah yang bermanfaat
diskusikanlah yang berguna

jangan hanya mendebatkan masalah apa yang kau pertahankan
karena kita hidup berdampingan
utamakanlah kebersamaan

rakyat tidak peduli


mengapa inodesiaku seperti ini
di penuhi pejabat yang korupsi
kursi-kursi kekuasaan di penuhi manusia bodoh
yang hanya mementingkan diri sendiri

tapi kenapa orang pintar yang sekolah ke luar negri
hanya bisa kritik sana kritik sini

mereka semua bodoh
hanya menginginkan bangsa yang tentram
tapi kerjaannya hanya diam
diam ketika tau kebenaran
diam ketika sesuai bayaran

kemana orang pintar negri ini

jangan hanya jadi pengamat yang hanya menyahlahkan
kenapa tidak turun berpartisipasi membangun negri
jangan hanya mengkritik sana sini

rakyat tidak peduli dengan tulisanmu
rakyat tidak peduli dengan ucapanmu

ku merindukan


mentari pagi bersinar lagi

hari yang cerah telah menanti

tapi mengapa aku benci hari ini

hari yang cerah tapi begitu sepi

ku merindukan kehadiranmu lagi

kehadiranmu disini

kembalilah


Hariku terasa berat ketika aku menganggapnya berat
Hidupku terasa susah ketika ku menganggapnya susah
Aku seperti kehilangan kemampuan
Aku kehilangan kecerdasan
Seiring aku kehilangan kepercayaan terhadap diriku sendiri
Kemampuanku sudah tak lagi di akui jiwa ini
Setiap kali aku punya sesuatu untuk disampaikan
Seketika lenyap di telan bulat bulat oleh rasa malu dan minder ku
Kemana dia percaya diriku
Aku butuh itu ketika aku mau maju
kembalilah... kembalilah
jangan buat aku gagal hanya karena tak mampu menguasai diri
jangan buat aku jatuh hanya karna tak percaya diri
kembalilah

dulu


Disana,tempat ketika kau dan aku pertama berjumpa
Tempat dimana kita memulai cerita
Begitu indah sebuah kisah penuh cinta
Meredam semua amarah
Berganti perasaan bahagia

Dan disini, disini tempat kita berdua
Melalui hari bersama, lebih banyak lagi cerita
Tidak hanya canda tawa dan bahagia lainnya
Tapi kita juga bertengkar satu sama lainnya

Apakah itu penyebabnya?

Sejujurnya aku merasa kau telah tiada
Dirimu yang dulu pernah ku temui sekarang telah berubah
Ku kira kau telah bosan dan mulai tak betah
Hatimu mulai gundah
Terlebih di sekelilingmu banyak yang lebih sempurna
Dulu kita pernah hampir berpisah

Ku harap tak kau ulangi kesalahan yang sama
Atau silahkan kau pergi saja

akan nyata


Apa yang kau lakukan ketika kau merasa lelah dengan semua
Apa kau akan menyerah, apa kau akan putus asa?

Dan kadang kau merasa usahamu tak berarti apa-apa
Mimpi dan cita yang kau hidup-hidupkan tak penah nyata
Tapi ketahuilah semua yang kau lakukan tak akan sia-sia
Suatu saat akan tiba sebuah  masa
Dimana lelah mu terbayar sudah